Gaya belajar visual


Gaya belajar visual merupakan salah satu gaya belajar yang mungkin dimiliki oleh siswa. Bagi seseorang yang bergaya belajar visual, yang memegang peranan penting adalah penglihatan (visual), dalam hal ini metode pembelajaran yang digunakan guru sebaiknya lebih banyak dititikberatkan pada tampilan media, ajak siswa ke obyek-obyek yang berkaitan dengan pelajaran tersebut, atau dengan cara menunjukkan alat peraganya langsung pada siswa atau menggambarkannya di papan tulis. Bentuk tugas yang sesuai untuk siswa yang mempunyai gaya belajar visual adalah pengamatan atau observasi. Anak yang mempunyai gaya belajar visual harus melihat bahasa tubuh dan ekspresi muka gurunya untuk mengerti materi pembelajaran. Seseorang yang memiliki gaya belajar visual, lebih suka menggunakan foto, membuat gambar, bermain warna dan peta untuk menyampaikan informasi dan berkomunikasi dengan orang lain.

Ciri-ciri gaya belajar visual:

1. Bicara agak cepat.
2. Mementingkan penampilan dalam berpakaian/presentasi.
3. Tidak mudah terganggu oleh keributan.
4. Mengingat yang dilihat, daripada yang didengar.
5. Lebih suka membaca daripada dibacakan.
6. Pembaca cepat dan tekun.
7. Seringkali mengetahui apa yang harus dikatakan, tapi tidak pandai memilih kata-kata.
8. Lebih suka melakukan demonstrasi dari pada pidato.
9. Lebih suka musik daripada seni.
10. Mempunyai masalah untuk mengingat instruksi verbal kecuali jika ditulis, dan seringkali minta bantuan orang untuk mengulanginya.

Strategi untuk mempermudah proses belajar anak visual:

1. Gunakan materi visual seperti, gambar-gambar, diagram dan peta.
2. Gunakan warna untuk menghilite hal-hal penting.
3. Ajak anak untuk membaca buku-buku berilustrasi.
4. Gunakan multi-media (contohnya: komputer dan video).
5. Ajak anak untuk mencoba mengilustrasikan ide-idenya ke dalam gambar.
Diary Prista
A mother of two, living in Qatar. I love learning and teaching.

Related Posts

Posting Komentar

Subscribe Our Newsletter